SIKAS TANAMAN HIAS LANGKA...
Apa itu tanaman Sikas ?
Pakis haji (aji) atau populer juga dengan nama
sikas adalah sekelompok tumbuhan berbiji terbuka yang tergabung dalam marga pakishaji atau
Cycas dan juga merupakan satu-satunya genus dalam suku pakis haji(Cycadaceae). Masyarakat awam di Indonesia mengenal pakis haji dari beberapa spesies yang biasa ditanam di taman-taman menyerupai palem, yaitu
C. rumphii, C. javana, serta
C. revoluta (sikas jepang).
Pakis haji mirip palem, namun sebenarnya sangat jauh kekerabatannya. Kemiripan ini berasal dari susunan anak daunnya yang tersusun berpasangan. Semua pakis haji berumah dua (
dioecious) sehingga terdapat tumbuhan jantan dan betina. Serbuk sari dihasilkan oleh tumbuhan jantan dari runjung besar yang tumbuh dari ujung batang. Alat betina mirip daun dengan biji-biji tumbuh dari samping. Alat betina tumbuh dari sela-sela ketiak daun. Walaupun ia disebut "pakis", dan daun mudanya juga
mlungker sebagaimana pakis sejati, pakis haji sama sekali bukan anggota tumbuhan berspora tersebut.
Sikas pada saat sekarang, jadi tanaman trend untuk taman rumah minimalis yang anggun. bentuknya yang unik memiliki daun seperti bulu dan daunnya tumbuh mengarah menjauhi / keluar dari batang. Warna daunnya hijau tua yang mengkilap. Panjang daun sangat bervariasi, tergantung dari jenis tanaman Sikas.Umumnya untuk tanaman fokus pada taman rumah, Sikas biasanya ditaman dengan ketinggian pohon up 1 meter. Tak sedikit dirumah-rumah mewah "kaum jet set", pasti memiliki tanaman ini.
Keistimewaan tanaman yang termasuk langka ini, a tak rewel, tak menuntut banyak perhatian, dan bandel. Oleh Karenanya, Sikas termasuk tanaman mahal, untuk ketinggian up 1 meter saja, bisa mencapai Rp. 2.000.000,- s/d Rp. 5.000.000,- . Maklum saja, harga sikas ini dipengaruhi juga karena pertumbuhan batangnya cukup lambat, dengan pertumbuhan ruas setiap baris batangnya memerlukan waktu kira-kira 6 bulan lamanya.
 |
Sikas Revoluta, 1 Meter Up_ Pertumbuhan Daun Muda
Sikas Revoluta, 1 Meter Up_ Pertumbuhan Daun Tua |
Sikas sangat menyukai sinar matahari. Ia bisa diletakkan di dalam maupun luar ruangan. Penyiraman pun tak perlu sering dilakukan. Cukup satu sampai dua kali dalam satu minggu. Secara alami sikas berkembang biak secara generatif, dengan kawin dan biji. Bisa juga secara vegetatif, dengan pemisahan anakan. Secara umum, para kolektor tanaman dan pemilik usaha nurseri tanaman hias melakukan perbanyakan dengan vegetatif atau pemisahan anakan tanaman. Anakan tumbuh disamping atau disekeliling batang indukan, jumlah anakan tergantung dari besar batang si induk, dan kesuburan tanah. Pada indukan tanaman sikas saya, anakan bisa berjumlah 5-10 anakan. Proses Pemisahan dilakukan ketika anakan sudah sebesar kepalan tangan serta perakaran yang banyak dan terlihat kokoh.
 |
| Sikas batang ganda_Bonsai sikas Gue.. |
 |
| Sikas bibit bonggol besar |
Anakan Sikas
Semoga artikel ini bermanfaat.....
Buat yang berminat, saya menyediakan bibitan sikas, tergantung jenis dan ukuran, diantaranya :
- bonggol kecil sampai besar
- sikas bonsai
- Pohon sikas up 1 meter, dengan diameter 60-90 cm, cocok untuk taman rumah minimalis.
Stok Pohon 3 Batang.
Harga nego sampai jadi......he, he, he...
Notes : Foto adalah foto asli, artikel diambil dari beberapa sumber dan pengalaman sendiri. Harap Izin untuk posting Foto,